Penyebab Tembok Rumah Retak Di Rumah Baru Kamu

Diperbarui: 25 Jun 2021

Memiliki rumah baru merupakan hal yang didambakan hampir semua orang. Namun terkadang ada masalah yang membuat kamu kesal saat baru selesai membangun atau merenovasi rumah. Salah satunya adalah tembok retak yang muncul dan menjadi tidak enak dipandang.

dinding retak membuat estetika rumah menjadi buruk

Tentunya tembok rumah ini membuat kamu menjadi tidak nyaman dan takut untuk tetap tinggal di rumah tersebut jika tidak ada perbaikan. Ternyata masalah ini memang cukup umum ditemui di rumah baru maupun rumah yang sudah lama loh. Lalu apa sih sebenarnya faktor yang menyebabkan tembok retak ini? Mari kita kenali beberapa penyebab yang harus kamu ketahui pada artikel ini!


1. Kerusakan Atau Kegagalan Struktur

dinding retak akibat gagal dan rusak struktur
Photo by Mick Haupt

Salah satu penyebab retaknya dinding di rumah baru adalah karena struktur yang rusak atau gagal. Kegagalan struktur ini bisa disebabkan dari berbagai macam hal seperti gempa, rembesan air atau bisa jadi karena material yang buruk. Selain itu keretakan juga bisa terjadi karena ketidakcocokan bahan yang digunakan. Sebagai contoh, menggunakan bahan kayu yang direkatkan dengan semen.


2. Buruknya Kualitas Material


Kualitas material yang buruk bisa menjadi masalah yang cukup menjengkelkan saat rumah kamu sudah selesai dibangun. Salah satu masalah yang sering ditemui adalah keretakan pada dinding rumah. Oleh karena itu sebisa mungkin kamu memilih menggunakan bahan material yang berkualitas, jangan terlalu mudah tergiur dengan barang murah. Karena rumah adalah investasi jangka panjang yang harus kamu rawat, tidak apa apa mengeluarkan biaya yang lebih besar saat awal tapi rumah kamu menjadi lebih awet.


3. Beban Yang Terlalu Berat Pada Dinding

dinding retak akibat beban yang terlalu berat pada dinding

Hal ini bisa terjadi apabila tiang penyangga atau kolom bangunan tidak bekerja dengan seharusnya. Kemudian dinding harus menerima beban yang terlalu banyak dan menyebabkan keretakan. Kolom dengan kualitas yang buruk atau penggunaan material yang tidak sesuai untuk kolom cukup sering ditemui di konstruksi rumah di Indonesia. Jadi kamu harus berhati-hati ya saat sedang membangun rumah


4. Campuran Semen Yang Buruk


Pencampuran semen untuk perekat struktur dinding harus benar-benar dipastikan dengan baik. Permasalahan seperti komposisi yang tidak sesuai antara pasir, semen, dan air terkadang bisa menyebabkan dinding di rumah kamu retak. Selain itu, pasir yang sudah tercampur dengan berbagai macam kotoran, menggunakan air kotor, dan semen yang sudah lama juga bisa menyebabkan keretakan pada dinding loh. Jadi pastikan campuran semen tidak asal asalan ya!


5. Penurunan Permukaan Tanah


Permukaan tanah yang turun dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya keretakan di dinding rumah kamu. Hal ini rupanya biasa terjadi pada setiap jenis bangunan. Oleh karena itu, kontraktor selalu memeriksa kualitas tanah saat ingin membuat sebuah bangunan.


6. Buruknya Kualitas Acian Dan Plester

dinding retak akibat kualitas acian dan plesteran yang buruk
Photo by Oleg Stepanov

Beberapa hal yang menyebabkan keretakan pada dinding juga bisa disebabkan karena permasalahan pada plesteran dan acian. Acian yang sudah dikerjakan sebelum plesteran kering juga sering dilakukan dan ini membuat dinding rumah kamu menjadi retak. Selain itu, komposisi yang buruk pada campuran acian dan plesteran juga bisa menyebabkan masalah ini. Meskipun keretakan yang disebabkan karena acian atau plesteran ini tidak terlalu berbahaya, tetap saja masalah ini membuat tampilan rumah kamu menjadi tidak enak dipandang.


Nah itulah beberapa penyebab tembok rumah kamu retak saat baru selesai dibangun. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membuat kamu menjadi lebih teliti saat sedang membangun atau merenovasi rumah ya! Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman dan kerabat kamu ya agar semakin banyak orang yang lebih memahami tentang konstruksi.


Buat kamu yang ingin melakukan renovasi rumah dalam waktu dekat, kamu bisa menggunakan aplikasi Homeplan. Dengan Homeplan kamu bisa mengetahui estimasi anggaran renovasi rumah kamu secara otomatis tanpa perlu repot. Selain itu kamu juga bisa melakukan konsultasi secara online dengan profesional loh, dan yang paling penting GRATIS! Tunggu apalagi yuk download sekarang!