Hindari 10 Kesalahan Umum Ini Saat Kamu Merenovasi Rumah

Diperbarui: 25 Jun 2021

Ada sebagian orang yang rutin melakukan renovasi rumah dan ada juga orang yang melakukan renovasi rumah saat dibutuhkan. Kedua pilihan ini sebenarnya tidak ada yang benar dan salah. Karena kebutuhan renovasi rumah tidak hanya didasarkan pada seberapa tua bangunan tersebut.

10 kesalahan umum saat melakukan renovasi rumah
Photo by Nolan Issac

Masih banyak faktor lain yang membuat sebuah rumah atau bangunan harus direnovasi. Namun banyak dari kita yang masih belum mengetahui faktor apa saja yang perlu diperhatikan sebelum merenovasi rumah. Masalah tersebut akhirnya menyebabkan banyak orang melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dicegah.


Untuk mengatasi hal tersebut, Homeplan ingin memberikan beberapa faktor untuk kamu pertimbangkan agar kamu dapat menghindari beberapa kesalahan umum yang terjadi saat merenovasi rumah. Nah daripada berlama-lama, langsung aja yuk kita bahas!


1. Perencanaan Keuangan Belum Matang


Membuat perencanaan keuangan sangatlah penting untuk kamu lakukan sebelum melakukan renovasi rumah. Hal ini bertujuan agar kamu dapat memantau dengan jelas pengeluaran apa saja yang diperlukan. Kamu harus bisa membuat laporan anggaran renovasi rumah dengan jelas dan juga biaya tambahan sebesar 10% dari total anggaran.


Dengan adanya perencanaan keuangan yang baik kamu pasti akan lebih mudah dalam mengatur dan mengelola uang budget yang sudah kamu siapkan sebelumnya. Selain itu, perencanaan keuangan yang baik akan meminimalisir hambatan yang tidak terduga seperti saat kamu membutuhkan bahan material tambahan untuk memperbaiki genteng rumah kamu.


2. Menetapkan Waktu Yang Salah


Banyak orang yang tidak memikirkan waktu yang tepat saat melakukan renovasi. Akibatnya banyak kendala yang timbul dan saat proses renovasi rumah berlangsung. Salah satu kesalahan waktu yang paling umum ditemui adalah saat cuaca tidak mendukung dan saat kamu memiliki kebutuhan mendesak. Sebisa mungkin hindari melakukan renovasi di saat hal ini akan atau sedang berlangsung.


3. Belum Memikirkan Konsep

Kesalahan umum renovasi rumah tidak adanya perencanaan konsep
Photo by Daniel McCullough

Terburu-buru ingin merenovasi rumah terkadang sampai melupakan konsep yang ingin kamu gunakan untuk rumah kamu. Akibatnya kamu hanya mengikuti konsep yang diputuskan secara sepihak oleh mandor atau tukang. Selain itu, kesalahan ini juga terkadang membuat pekerjaan menjadi ditunda-tunda karena kamu tidak suka dengan konsep yang dibuat oleh mandor atau tukang.


Oleh karena itu, sebisa mungkin kamu harus memikirkan konsep yang tepat dan sesuai dengan keinginan kamu. Jangan sampai proses renovasi rumah menjadi kacau balau hanya karena satu hal ini.


4. Mengabaikan Jasa Profesional


Menggunakan jasa profesional terkadang masih sering diabaikan oleh masyarakat awam. Hal ini dikarenakan banyak dari kita yang masih tidak mengerti tentang ilmu konstruksi. Padahal jika kamu tidak menggunakan jasa profesional, kamu akan sulit untuk mengatur dan meminimalisir resiko dari proyek renovasi rumah kamu.


Memang menggunakan jasa profesional konstruksi terbilang cukup mahal dan sulit untuk ditemukan, terutama oleh masyarakat awam. Namun jangan khawatir, kamu bisa menggunakan aplikasi Homeplan untuk berkonsultasi mengenai renovasi rumah secara gratis. Konsultasi dilakukan dengan profesional yang sudah sangat berpengalaman di bidang konstruksi. Kamu juga tidak perlu mengatur jadwal bertemu, karena konsultasi dapat dilakukan secara online. Langsung aja dicoba sekarang!


5. Tidak Adanya Skala Prioritas

kesalahan renovasi rumah tidak adanya perencanaan skala prioritas yang tepat
Photo by Charles Deluvio

Membuat skala prioritas adalah hal yang sangat penting, terutama di bidang konstruksi. Bagi kamu yang ingin segera melakukan renovasi rumah, kamu wajib memikirkan bagian mana dari rumah kamu yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Jika kamu sendiri masih bingung, bisa-bisa proyek renovasi kamu berjalan lambat dan uang yang kamu keluarkan pun bisa bertambah.


6. Asal Memilih Bahan Bangunan


Jika ingin menghemat biasanya orang akan memilih bahan bangunan dengan harga murah tanpa melihat kualitasnya terlebih dahulu. Hal ini sangat tidak direkomendasikan dan sebaiknya dihindari.


Jika kamu tidak memikirkan kualitas bahan bangunan, hasil renovasi rumah kamu bisa bisa hanya bertahan sebentar, dan membuat kamu harus melakukan renovasi ulang. Tidak apa-apa jika bahan yang kamu beli cukup mahal tapi dapat bertahan lama dan menghasilkan struktur rumah yang baik.


7. Salah Memilih Tukang Atau Mandor


Banyak dari kita yang masih belum tau cara memilih tukang atau mandor yang tepat. Memang memilih pekerja bangunan tidak semudah yang kamu pikirkan. Kualitas, konsistensi, dan efektivitas pekerja harus kamu perhatikan untuk mendapatkan hasil maksimal dari renovasi rumah kamu. Untuk itu, ada baiknya kamu menggunakan pekerja bangunan dari hasil rekomendasi teman ataupun orang yang sudah berpengalaman.


8. Tidak Pernah Memantau Proses Pekerjaan

kesalahan renovasi rumah karena kurangnya pemantauan pekerja
Photo by Henry & Co.

Percaya terhadap seseorang memanglah baik, namun jangan sampai kamu terlalu mempercayai pekerja atau orang yang bertanggung jawab pada renovasi rumah kamu. Karena bisa saja pekerja berbuat curang atau bermalas-malasan jika tidak pernah memantau proses pekerjaan.


Oleh karena itu, kamu harus rajin memantau pekerja saat renovasi rumah kamu berlangsung. Kamu juga bisa sesekali memberikan makanan atau uang tambahan untuk tukang, sehingga mereka merasa dihargai dan termotivasi saat bekerja.


9. Tidak Konsisten Terhadap Perencanaan


Kamu sudah memiliki perencanaan keuangan, konsep, bahan bangunan yang ingin dibeli? Namun kamu harus tetap memperhatikan faktor ini, konsistensi. Banyak kasus dimana proyek renovasi rumah menjadi terhambat karena kurangnya konsistensi dari pemilik rumah. Mengganti konsep, desain, dan yang lainnya membuat proyek menjadi berantakan. Jadi sebisa mungkin kamu harus konsisten saat renovasi rumah kamu sudah berjalan ya!


10. Belum Membuat Izin


Memang terlihat sepele dan banyak dilupakan, namun izin melakukan renovasi terkadang menjadi hambatan yang cukup membuat repot. Untuk mengatasinya, sebisa mungkin kamu meminta izin kepada RT/RW di rumah kamu. Kamu juga bisa meminta izin kepada tetangga terdekat kamu, agar mereka dapat bersiap-siap dan tidak terganggu saat proses renovasi berlangsung.


Sebenarnya 10 kesalahan tersebut bisa kamu minimalisir jika kamu mau lebih bersabar untuk melakukan riset tentang renovasi rumah. Dengan adanya kesalahan-kesalahan tersebut justru akan membuang waktu dan uang kamu lebih banyak. Bahkan bisa saja proyek renovasi rumah kamu menjadi terhenti karena berbagai faktor.


Untuk itu, bagi kamu yang memang memiliki rencana renovasi rumah dalam waktu dekat ada baiknya jika kamu memperbanyak informasi terlebih dahulu. Kamu juga bisa melakukan konsultasi langsung dengan profesional secara online melalui aplikasi Homeplan. Dengan aplikasi Homeplan, kamu dapat bertanya langsung dan mempercayakan proyek renovasi kamu kepada profesional yang sudah berpengalaman di bidang konstruksi.

Artikel terbaru

Kategori lainnya