Cara Menghitung Estimasi Kebutuhan Anggaran Renovasi Dengan Mudah

Diperbarui: 25 Jun 2021

Kamu memiliki rencana merenovasi rumah dalam waktu dekat? Jika ya, pastikan kamu mempersiapkan keuangan kamu dengan matang. Estimasikan anggaran renovasi rumah kamu dengan baik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Karena melakukan renovasi rumah tidak semudah yang kamu bayangkan loh.

cara menghitung estimasi kebutuhan anggaran renovasi rumah dengan mudah
Photo by Brett Jordan

Harga material dan jasa tukang juga terus meningkat setiap tahunnya. Dan kamu juga harus mengetahui harga-harga tersebut di lokasi kamu. Karena biasanya harga material dan jasa tukang berbeda pada setiap lokasi. Oleh karena itu, kamu harus bisa mengatur keuangan kamu dan menentukan estimasi anggaran renovasi rumah yang sesuai.


Nah di artikel ini, Homeplan akan memberi kamu cara menghitung anggaran renovasi rumah dengan mudah. Langsung aja yuk disimak.


Perhitungan Estimasi Anggaran Renovasi Rumah


Untuk kamu yang belum tau cara melakukan perhitungan anggaran renovasi rumah, Homeplan akan menjelaskannya. Pembahasan kali ini akan dibuat sesimpel mungkin agar kamu tidak perlu terlalu pusing dalam menghitung anggaran.


Perhitungan Biaya Jasa

hitung biaya jasa yang perlu dikeluarkan
Photo by Jeriden Villegas

Untuk melakukan perhitungan biaya jasa, kamu harus memahami terlebih dahulu sistem pembayaran tukang. Kamu bisa membaca lebih detailnya melalui artikel yang sudah pernah Homeplan buat di sini. Secara singkat, ada 2 sistem pembayaran tukang yaitu harian dan borongan.


Sistem pembayaran harian dibayar berdasarkan hari kerja tukang. Saat artikel ini dibuat, harga tukang daerah Jabodetabek ada di kisaran Rp 100.000 sampai Rp 150.000 per harinya.


Sedangkan sistem pembayaran borongan dibayarkan berdasarkan banyaknya pekerjaan tukang dihitung dari luasnya. Saat artikel ini dibuat, harga tukang daerah Jabodetabek ada di kisaran Rp 1.000.000 sampai Rp 1.500.000 per m².


Contoh perhitungan biaya jasa


Misalkan kamu ingin melakukan renovasi simpel seperti melakukan pengecatan ulang. Kamu memilih untuk menggunakan sistem harian karena harganya yang lebih murah untuk pekerjaan ringan. Kamu memperkirakan pekerjaan akan selesai dalam waktu 2 hari. Jadi biaya yang harus kamu keluarkan adalah sekitar Rp 200.000 sampai Rp 300.000 untuk biaya tukang.


Dengan perhitungan:

Rp 100.000/hari x 2 hari = Rp 200.000 atau Rp 150.000/hari x 2 hari = Rp 300.000


Sedangkan jika kamu ingin melakukan renovasi besar, kamu bisa menggunakan jasa sistem borongan. Jika luas rumah kamu adalah 36 m², kamu membutuhkan biaya sebesar Rp 36.000.000 sampai Rp 54.000.000 untuk biaya tukang.


Dengan perhitungan:

Rp 1.000.000/m2 x 36 m² = Rp 36.000.000 atau Rp 1.500.000/hari x 36 m² = Rp 54.000.000


Perhitungan Biaya Material

hitung biaya material dan bahan bangunan yang perlu dikeluarkan
Photo by Julie Molliver

Selain biaya jasa tukang, kamu juga perlu menghitung biaya material yang kamu butuhkan. Jika kamu bingung dan tidak mau ribet untuk menghitung segala kebutuhan material, mintalah bantuan ke orang lain. Saat ini sudah banyak jasa untuk memberikan perhitungan anggaran renovasi rumah kamu secara otomatis. Seperti konsultan ataupun jasa konstruksi lainnya.

Jika kamu tidak ingin mengeluarkan tambahan biaya untuk perhitungan anggaran material, cobalah aplikasi Homeplan. Dengan Homeplan, kamu tidak perlu repot melakukan perhitungan harga material yang kamu butuhkan. Hanya dengan memasukkan data bangunan kamu sudah langsung bisa mendapatkan kebutuhan biaya material.

Selain cara tersebut, kamu juga bisa menggunakan jasa tukang dengan sistem borongan penuh. Dengan borongan penuh kamu tidak perlu pusing untuk membeli dan menghitung kebutuhan material yang kamu butuhkan. Semua sudah disediakan oleh tukang, kamu hanya perlu menunggu pekerjaan selesai tanpa pusing. Harga jasa tukang pun sudah termasuk di dalamnya.

Harga tukang dengan sistem borongan penuh saat ini di Jabodetabek adalah sekitar Rp 2.500.000 sampai Rp 4.000.000 per m². Kisaran harga ini tergantung dari material yang kamu inginkan dalam merenovasi rumah.

Contoh perhitungan biaya material dan jasa


Asumsikan dengan material dengan grade premium kamu membutuhkan biaya Rp 4.000.000 m² dan kamu ingin merenovasi rumah kamu seluas 36 m². Sehingga kamu membutuhkan biaya kurang lebih Rp 144.000.000 untuk jasa tukang dan material.

Dengan perhitungan: Rp 4.000.000/m² x 36 m² = Rp 144.000.000

Kebetulan saat ini Homeplan juga sudah memiliki fitur untuk memesan jasa konstruksi secara langsung melalui aplikasi. Jadi kamu tidak perlu repot untuk mencari jasa konstruksi yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Jasa konstruksi yang Homeplan pun sudah terjamin karena setiap pekerja sudah diseleksi terlebih dahulu.

Perhitungan Biaya Lain-Lain

hitung biaya lainnya agar tidak kekurangan dana saat merenovasi rumah
Photo by Green Chameleon

Selain biaya jasa konstruksi dan material kamu juga harus menghitung anggaran kebutuhan lain-lain. Kebutuhan ini digunakan sebagai dana darurat agar kamu tidak panik saat anggaran yang kamu butuhkan ternyata di luar ekspektasi.


Kamu tidak mau kan pekerjaan renovasi rumah kamu terhenti karena dana yang kamu siapkan kurang. Jika hal ini terjadi kamu pasti akan kerepotan ke depannya. Nah di sini Homeplan akan menjelaskannya agar hal tersebut tidak terjadi nih, yuk disimak!


Untuk menghitung biaya lain-lain sebenarnya sangatlah mudah. Kamu hanya perlu menyiapkan 10-15% dari total biaya keseluruhan anggaran renovasi rumah kamu. Namun jika kamu ingin lebih dari itu boleh banget loh ya!


Contoh perhitungan biaya lain-lain


Misalkan kamu sudah melakukan perhitungan anggaran renovasi rumah kamu secara keseluruhan. Kamu mendapatkan estimasi anggaran untuk renovasi rumah kamu adalah Rp 144.000.000. Yang berarti kamu membutuhkan sekitar Rp 14.400.000 sampai Rp 21.600.000 untuk biaya lain-lain.


Jika ditotal maka kamu harus menyiapkan anggaran sekitar Rp 158.400.000 sampai Rp 165.000.000. Tentu kamu harus menyiapkan dana yang cukup banyak untuk melakukan renovasi rumah. Hal ini karena renovasi rumah adalah aset jangka panjang yang harus kamu perhatikan sebaik mungkin. Jangan sampai hasil renovasi rumah kamu tidak sesuai dengan ekspektasi kamu ya.


Perhitungan biaya lain-lain:

10% x Rp 144.000.000 = Rp 14.400.000 sampai 15% x Rp 144.000.000 = Rp 21.600.000

Total = Rp 144.000.000 + Rp 14.400.000 = Rp 158.400.000 sampai Rp 144.000.000 + Rp 21.600.000 = Rp 165.000.000


Nah jadi kurang lebih seperti itu ya cara untuk menghitung anggaran renovasi rumah secara simpel. Kalo selanjutnya Homeplan bikin cara hitung RAB gimana ya? Tulis di kolom komentar ya! See you guys. Happy Renovation!

 

Itulah beberapa tips dan trik yang dapat Homeplan berikan untuk kamu, semoga bahasan kali ini bisa membantu kamu dalam melakukan renovasi rumah ya! Kalo kamu merasa artikel ini bermanfaat kamu bisa share artikel ini ke teman-teman kamu yang lagi mau renovasi rumah loh, kunjungi juga akun sosial media Homeplan dan jangan lupa untuk download aplikasi Homeplan di smartphone kamu ya!

Artikel terbaru

Kategori lainnya