Cara Memilih Arsitek Yang Tepat Agar Rumah Impian Dapat Terwujud

Saat ingin membangun atau merenovasi rumah tentu kita perlu mencari penyedia jasa yang bisa membantu melaksanakan hal tersebut. Salah satu jasa yang bisa kamu pilih adalah arsitek, dan kita harus memilih arsitek yang tepat dan sesuai dengan kriteria yang dicari. Lalu bagaimana sih cara tepat memilih arsitek agar rumah impian kamu dapat terwujud? Langsung aja cermati artikel berikut ya!

cara memilih arsitek yang tepat untuk membangun rumah impian kamu
Photo by Karolina Grabowska

Memiliki rumah yang indah dan nyaman adalah impian dari setiap orang. Untuk mewujudkan impian tersebut kamu bisa menggunakan jasa arsitek yang tepat. Arsitek bisa membantu kamu dari mulai perencanaan hingga eksekusi proyek sehingga kamu tidak perlu repot membuat desain hingga membuat anggara biaya detail. Namun kamu tetap harus pintar-pintar memilih arsitek yang tepat dan sesuai dengan keinginan kamu. Jangan sampai kamu salah memilih arsitek dan hasil yang didapatkan tidak sesuai ekspektasi.


Untuk mengatasi hal tersebut kamu harus menggunakan beberapa cara sebelum memutuskan memilih arsitek. Bagaimana caranya? Nah berikut penjelasan mengenai beberapa cara yang bisa kamu gunakan saat memilih arsitek, langsung aja yuk disimak!


1. Cek Portfolio

lakukan pengecekan dengan detail portfolio yang dimiliki arsitek tersebut
Design by KALA Ideas

Setiap arsitek pasti memiliki portfolio untuk menunjukkan hasil pekerjaan yang sudah dibuat. Nah portfolio tersebut bisa kamu jadikan sebagai referensi untuk menentukan apakah desain yang dibuat oleh arsitek tersebut cocok dengan selera kamu. Selain itu arsitek dengan portfolio yang berlimpah biasanya dapat dipercaya dan memiliki hasil kerja yang baik. Namun pengecekan portfolio ini hanya sebagai tahap awal saat kamu menentukan kualitas arsitek tersebut ya. Ikuti cara-cara selanjutnya agar kamu bisa mendapatkan arsitek yang benar-benar cocok.


2. Bertanya Kepada Klien Sebelumnya

tanyakan pengalaman membangun rumah dengan klien sebelumnya
Photo by Tirachard Kumtanom

Kemudian bertanya kepada klien sebelumnya adalah salah satu cara yang cukup efektif, karena testimoni dari klien sebelumnya biasanya lebih jujur dan to the point. Selain itu cara ini juga sangat direkomendasikan apabila kamu memiliki teman yang pernah menggunakan jasa arsitek tersebut.


3. Pastikan Alamat Dan Kontak Jelas

pastikan alamat dan kontak dari arsitek tersebut jelas
Photo by RODNAE Productions

Untuk mengecek keaslian dan integritas seorang arsitek, hal paling mudah untuk diulik adalah dengan mengecek alamat serta kontaknya. Jika arsitek memiliki alamat dan kontak yang jelas maka arsitek tersebut kemungkinan besar memang bekerja secara profesional dan tidak hanya sekedar main-main.


4. Ajak Meeting Sebelum Menggunakan Jasanya

melakukan meeting pertama untuk mendapatkan kesan pertama dan membangun chemistry
Photo by Startup Stock Photos

Jika kamu sudah merasa arsitek tersebut cocok melalui screening awal yang kamu lakukan, maka tidak ada salahnya untuk mengajaknya meeting atau bertemu. Cara ini bertujuan agar kamu bisa mengerti sedikit tentang kepribadian arsitek tersebut. Selain itu mengajak ngobrol arsitek juga bisa menciptakan chemistry antara kamu dan arsitek.


Nah jika di sesi ini kamu merasa tidak cocok dengan arsitek tersebut kamu bisa coba untuk mencari arsitek lain. Karena menggunakan jasa arsitek bukanlah hal sepele, kamu harus melakukan kontak berlanjut dengan arsitek tersebut sampai proyek selesai. Bayangkan jika kamu dari awal sudah merasa tidak cocok dengan arsitek tersebut dan memaksakan menggunakan jasanya. Kemungkinan besar akan banyak masalah yang datang saat proses proyek sedang berlangsung sehingga proyek menjadi berantakan.


5. Tanyakan Cara Kerjanya

tanyakan cara kerja dan biaya yang biasa digunakan dalam menjalankan proyek
Photo by Christina Morillo

Jika kamu sudah merasa cocok dengan arsitek tersebut, cara berikutnya adalah kamu bisa menanyakan bagaimana cara kerja arsitek tersebut. Di sesi ini juga kamu bisa bertanya tentang biaya yang diharapkan dari arsitek tersebut dalam prosesnya. Kamu juga bisa memberikan data-data teknis seperti luas bangunan, ekspektasi biaya, hingga ekspektasi desain untuk dijadikan referensi bagi si arsitek dalam menentukan biaya.


6. Buat Kontrak Yang Jelas

buat kontrak yang jelas antara arsitek dan kamu agar proses pekerjaan berjalan dengan lancar
Photo by Cytonn Photography

Kemudian yang terakhir adalah kamu harus meminta kontrak tertulis dari arsitek tersebut saat proyek ingin dijalankan. Baca sedetail mungkin kontrak kerja yang dibuat antara kamu dan arsitek, jangan sampai ada poin yang mengganjal dan memberatkan salah satu pihak. Pastikan juga kontrak yang ada sesuai dengan keinginan kamu agar tidak menyulitkan kamu nantinya jika ada masalah dari sisi arsitek.


Nah itulah beberapa cara yang bisa kamu terapkan saat ingin memilih arsitek yang tepat. Semoga artikel ini bisa kamu jadikan sebagai panduan dalam memilih arsitek ya!


Kamu juga bisa mendapatkan arsitek terbaik melalui aplikasi Homeplan yang bisa kamu download di smartphone kamu loh. Menarik banget kan, yuk pilih arsitek yang tepat di Homeplan dan renovasi rumah kamu sekarang!

Artikel terbaru

Kategori lainnya